Bak Pelangi yang Tak Berani

image

Saat butiran itu tersebar menuju bumi, pelangi muncul dengan indahnya. Aku hanya menikmati tanpa tahu kapan muncul kembali. Dengan angkuh berkata, “akulah yang terindah” sambil meredup. Pelangi lupa, tanpa sinar mentari dia tak akan indah ataupun ada. Karena seperti pelangi, yang indah tanpa ku bisa menyentuhmu. Hanya memandangi dengan senyum, puas!?

2 thoughts on “Bak Pelangi yang Tak Berani

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s